Keluaran 18:13-27

Perubahan? Siapa Takut!
Keluaran 18:13-27

I. Pembukaan

Ada satu cerita tentang sebuah kapal di laut yang melihat dalam radar bahwa ada sesuatu yang menghalangi laju perjalanan mereka. Kapten kapal pun mengirim pesan “Mayde, mayde .. di sini kapten kapal pengangkut, anda yang berada di depan sana .. tolong putar kapal anda 60 derajat arah barat laut … minggir, sebab kapal kami mau lewat!”

Tak berapa lama ada suara yang menyahut dari radio, “pesan diterima dengan baik, tapi kami tidak bisa berputar 60 derajat kea rah barat laut … kapal anda saja yang berputar” ... “Anda tidak mengerti perintah saya ya! Saya harap kapal anda yang berputar 60 derajat!”


“Maaf di sini MENARA PENJAGA, sebaiknya kapal anda saja yang berputar!!”

II. Penjelasan Bahan

Kenyataannya, tidak semua orang dengan mudahnya bisa menerima diri bahwa dirinya lah yang seharusnya mengalami perubahan! Apa yang ada dalam pikiran Musa dalam pembacaan Alkitab kita hari ini ketika dia “duduk mengadili seluruh bangsa Israel dari pagi sampai sore – seorang diri?”

Apakah Musa menganggap orang lain tidak mampu melakukan apa yang dia lakukan? Apakah Musa egois? Apakah Musa mau bertindak sewenang-wenang dengan hanya menjadi pengadil tunggal dalam kehidupan bangsa Israel waktu itu? Ternyata semua yang kita bisa pikirkan tadi ketika melihat tindakan Musa dalam ayat yang ke 19, tidak menjadi kenyataan. Sebab ketika Musa ‘dinasihat’ oleh mertuanya, Musa mau menerima ‘nasihat’ itu dan siap dalam melakukan sebuah perubahan besar dalam pekerjaan pengadil Israel waktu itu: Bekerja secara bersama-sama dengan orang lainnya! (ayat 19-26).

Mengapa seseorang agak alergi dengan yang namanya perubahan? Menjadi takut bila ada satu perubahan yang terjadi di dalam hidup kita. Misal – dari yang punya pekerjaan menjadi tidak punya pekerjaan, atau ada contoh lain?

Saya pernah baca buku tentang dua ekor tikus yang sama-sama kehilangan keju yang menjadi makanan mereka. Yang satu berkata “ who moved my cheese? Dan jadi lesu dan tidak bertindak apa-apa” Yang satu lagi ketika dia sadar bahwa dia kehilangan keju makanannya itu, dia buru-buru mencari jalan-jalan baru untuk menemukan keju yang baru juga." Yang satu sigap menghadapi perubahan, yang satu lagi tertunduk lesu menghadapi perubahan.

“Ah itu kan contohnya dari positif ke negative, dari ada jadi kehilangan”
Eh, jangan salah … banyak orang juga yang tidak berani mengambil resiko untuk menghadapi satu perubahan yang mungkin merupakan langkah maju dalam kehidupannya! Mengapa? Karena merasa aman – nyaman dengan apa yang ada sekarang ini.

Sayangnya, setiap kita tidak mungkin menghindari yang namanya perubahan!
Bayangkan saja bila Musa tetap saja melakukan apa yang dilakukannya dia ayat 13 … hmmm, cape aja dia! Bayangkan saja bila kapten kapal dalam cerita di awal tadi keukeuh ‘gak mau berubah … nabrak lah dia!

Hari ini ada beberapa hal yang mau kita renungkan agar kita punya keterampilan untuk menghadapi perubahan:

Milikilah keterampilan menganalisa keadaan seperti yang dimiliki oleh Mertua Musa!

Baru saja dilihat oleh Mertua Musa apa yang dilakukan oleh Musa, dengan cepat Mertuanya bisa menyimpulkan sesuatu yang membawa pencerahan bagi Musa. Memang, seringkali yang terjadi seperti itu, karena kita sudah terbiasa, terpola, ter-tradisi, sehingga kita sulit untuk bisa melihat celah-celah baru yang bisa membawa pencerahan karena kemauan untuk berubah!

Milikilah kemampuan untuk mendengarkan suara orang lain seperti yang dilakukan Musa!

Ini juga fakta lho, seringkali orang lain jauh lebih bisa untuk berpikir jernih daripada kita, ketika kita mungkin menghadapi satu masalah. Saat-saat kita menghadapi satu pergumulan yang me-mumet-kan pikiran kita, kita bisa meniru apa yang dilakukan oleh Musa ini. Siap mendengarkan dari sisi orang lain dan siap untuk menghadapi perubahan!

Pdt. Gerry Atje: The Story Of Us

Terima kasih sudah membaca renungan atau artikel lainnya di blog ini. Akan menyenangkan sekali bila kita saling membangun dan menguatkan satu sama lain di dalam Tuhan. Untuk berlangganan artikel blog ini melalui email, sahabat bisa mendaftarkannya melalui kotak di bawah ini dan memverifikasinya melalui email. Salam hangat selalu, untukmu.

ShareThis