II Korintus 8:1-15

Berbagi Kasih
II Korintus 8:1-5


Tema kita minggu ini gampang-gampang susah ya ... berbagi kasih? Sangat mudah diucapkan, tetapi kenyataannya ... ternyata sesulit itu setiap kita bisa mewujudkan 2 kata: berbagi kasih itu kepada yang lain.

Kalau memang semudah itu mewujudkan kata "berbagi kasih" .. di tv, kita gak akan menemukan acara-acara reality show macam: 'minta tolong', '10 kali lipat' atau apalah itu yang lain saudaranya ...

Saya mau ajak share teman-teman sekarang, kira-kira apa sih yang menjadi kendala seseorang untuk bisa mewujudkan kata berbagi kasih itu kepada yang lain??? Ada yang mau share?? Pasti ada dong ...
  • "Ya elah ... berbagi? buat gue aja gak cukup!!!"
  • "Mau sih berbagi, tapi apa yang bisa gue bagi??"
Oke ... kalau memang ada kendala-kendala macam itu .. pertanyaan saya kenapa kok tetep aja ada tuh orang yang sebaik itu, semurah hati itu yang dengan rela hati mau berbagi dengan orang lain ... ??? Perhatikan saja .. siapa mereka yang biasanya tergerak untuk menolong dan mau berbagi dengan mereka yang membutuhkan itu ... biasanya mereka adalah orang-orang yang justru bisa membuat kita sedih dan akhirnya mikir sendiri ..

Saya punya gambar ...

Ia berjalan di depan meja 'donation', kami berpikir: 'dia akan lewat..'

"Saya ingin menyumbang!"
Ia menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.
Kami semua tak bisa berkata-kata, ia memberikan semua yang diperolehnya dengan usahanya sendiri.

"Saya masih punya uang."
Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya
Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan ... menyumbang!

Teman-teman ... di Alkitab, ada juga gambaran luar biasa tentang kerinduan untuk berbagi kasih .. Mari kita buka Alkitab kita .. II Korintus 8:1-15

Saya mau bagi dua kelompok nih sekarang .. Kelompok kanan, coba deh perhatikan ayat 1-5 dan Kelompok satu lagi yang di kiri saya, coba perhatikan ayat 7 ...


Ayat 1-5
  • Siapa mereka? Jemaat-jemaat di Makedonia
  • Gimana keadaan mereka? Mereka hidup menderita, sangat miskin
  • Akan tetapi, ... masalah berbagi kasih ... ternyata buat mereka tidak masalah
Ayat 7
  • Siapa mereka? Jemaat Korintus
  • Gimana mereka? Kaya dalam segala sesuatu
  • Akan tetapi .. kok ya malah berbagi sama saudara yang lagi kesusahan di Yerusalem waktu itu yang kena bencana kelaparan susahnya minta ampun ya???
Pertanyaan saya:
Kenapa ada orang-orang yang seperti mereka yang berani berbagi ... walaupun sebenernya mereka pun pasti sadar dan melihat kendala-kendala yang bisa saja membuat mereka akhirnya undur diri untuk mau berbagi?? Kenapa jemaat-jemaat di Makedonia tetap maju dan mau berbagi??

Saya kira jawabannya ada di sini: Karena dengan berbagi kita gak akan pernah merugi!
Ada dua hal yang mau kita renungkan hari ini ...

Yang pertama,
coba deh lihat kanan kiri kita .. cantik-cantik dan manis-manis, ganteng-ganteng semua kan ya ... bisa nebak gak siapa diantara kita sekarang ini yang punya masalah paling berat ??? gak bisa kan ... Karena kita gak tahu sama sekali pergumulan-pergumulan macam apa yang ada jauh di kedalaman hatinya .. bukan hanya sekadar yang kelihatan dari wajah cerianya atau senyuman manisnya ...

Sampai akhirnya kita kaget: "Ah yang bener nih kamu punya pergumulan seberat itu??/ gak percaya saya!! kok bisa kuat sih??"

Kenapa mereka bisa kuat bertahan?? Salah satu jawabannya adalah karena mereka gak mau berdiam diri saja dan menutup diri mereka .. tapi mereka mau 'berbagi'!

Pernah gak ngalamin yang kayak gini: kita lagi suntuk-suntuknya nih mikirin skolah, pacar karena masih jomblo kitanya ... eh ketemu temen yang ternyata jauh lebih rumit suntuknya ,,, terus kita semangatin tuh temen kita itu dan dia jadi semangat dan ceria lagi ... Entah kenapa, biasanya ya ... biasanya semangat dan keceriaan yang kita berikan kepada teman kita yang lain itu bisa balik lagi ke kita sendiri ... dia jadi semangat dan ceria lagi .. dan kita pun jadi punya alasan untuk kembali bersemangat dan ceria kembali dalam menghadapi permasalahan dan pergumulan pribadi kita ...

Berbagi emang gak pernah rugi! Pelayanan pun begitu kan ya .. sewaktu kita dengan senang hati melayani ... gak akan pernah yang namanya rugi kita ini ...

itu yang pertama. Yang kedua adalah ..
Menjawab pertanyaan: "Lho apa yang bisa saya bagikan dan berikan untuk yang lain .. orang buat saya aja gak cukup kok .. atau malah saya gak punya apa-apa untuk dibagikan kok ..."

Ini misal saja ya .. saya punya cara untuk mengeceknya:

SKALA KELAPARAN - KEKENYANGAN

Level 10 - Merasa mual, tidak mau memikirkan makanan lagi

Level 9 - Terlalu kenyang untuk bergerak

Level 8 - Merasa lembam, mulai berkeringat

Level 7 - Merasa malas, mulai melepaskan kancing celana, melepaskan ikat pinggang

Level 6 - Kenyang, merasa ada makanan di dalam perut

Level 5 - Puas, tidak merasa ada makanan dalam perut, cukup untuk 2-3 jam, suatu bentuk ideal

Level 4 - Tidak lapar tapi tidak juga puas sudah 2 jam tidak makan

Level 3 - Lapar, perut bergemuruh

Level 2 - Galak, hilang konsentrasi, sedikit sakit kepala

Level 1 - Jadi buas, pusing, sakit kepala

Level 0 - Teramat sangat lapar sampai-sampai tidak lagi merasa lapar lagi

Sumber: Jim Loeke & Tony Schwaltz, The Power of Full Engagement, 75

Oh iya jelas .. pasti ada sesuatu yang bisa kita berikan ketika kita sadar bahwa Tuhan selalu mencukupkan kebutuhan-kebutuhan kita ...

Dan yang paling penting adalah ... kita bisa berbagi banyak hal ... jadi tidak hanya sebatas 1 atau 2 hal seputar 'itu' aja ya ... saya punya satu video yang bisa menunjukkan kepada kita bahwa kita bisa berbagi banyak hal kepada yang lain ... salah satu nya ya ini dia ...



Betapa berartinya makna dari sebuah pelukan - ini aku, aku ada buat kamu .. kamu gak akan pernah melewati semua ini sendirian ...

Bukankah Tuhan selalu berkata seperti itu kepada kita? Dia mau berbagi semua hal untuk kita ... kasih-Nya, pertolongan-Nya, berkat-Nya ... semua yang terbaik untuk hidup kita ... Dia mau tunjukkan itu semua dan nyatakan hal itu dalam hidup kita.

Pdt. Gerry Atje: The Story Of Us

Terima kasih sudah membaca renungan atau artikel lainnya di blog ini. Akan menyenangkan sekali bila kita saling membangun dan menguatkan satu sama lain di dalam Tuhan. Untuk berlangganan artikel blog ini melalui email, sahabat bisa mendaftarkannya melalui kotak di bawah ini dan memverifikasinya melalui email. Salam hangat selalu, untukmu.

ShareThis